Senin, 26 September 2016

Air Terjun Mengaya Kabupaten Aceh Tengah



Wisata Air Terjun Mengaya ini sangat strategis Terletak di Desa Mengaya, Kec. Bintang. Kabupaten Aceh tengah berdekatan dengan obyek wisata Danau Lut Tawar. Melalui jalan setapak yang sudah beraspal, pengunjung bisa menikmati panorama hutan yang asri dan udara yang sejuk di sepanjang jalan menuju lokasi air terjun ini Tempat wisata ini aban hari selalu ada saja pengunjung yang datang. Lonjakan pengunjung terjadi biasanya saat hari libur dan hari-hari besar agama seperti lebaran hari lebaran.


Untuk mencapai lokasi air tejun ini sangat mudah karena segala jenis kenderaan dapat mencapai lokasi. Disepanjang jalan 1,5 kilometer menuju lokasi, pengunjung akan disuguhi panorama persawahan, hutan pinus, perkebunan kopi dan hutan tropis yang masih lumayan alami.

Dan setiba dilokasi, suasana sejuk yang menyegarkan akan langsung terasa, musik alam yang berasal dari hembusan angin menimpa dedaunan, suara gemericik air dan suara serangga hutan langsung terdengar bagai menyambut pengunjung ramah pengunjung yang datang.

 

Seperti tahun-tahun sebelumnya, kawasan yang paling ramai dikunjungi wisatawan baik lokal maupun dari luar Aceh Tengah seperti kawasan Pantai Menye Bintang, Ujung Paking, Loyang Peteri Pukes, Loyang Koro dan lokasi wisata Tensaran (air terjun) Mengaya Kecamatan Bintang.

Selasa, 20 September 2016

hutan lindung LANGSA


Hutan kota langsa-Langsa



Hutan kota Langsa-Merupakan hutan yang memiliki fungsi lindung bagi kota Langsa dan juga merupakan lokasi penting bagi masyarakat sekitar dalam mencari nafkah. Hutan yang merupakan paru-paru kota langsa ini memiliki luas sekitar 10 hektar, dimana dalam kawasan hutan ini sering pula dijadikan tempat wisata oleh masyarakat sekitar.

Tak jarang di hutan kota kota ini selalu di datangi oleh pengunjung. Mereka yang datang, baik dari masyarakat dalam kota Langsa sendiri maupun dari wisatawan luar kota.
Lokasi dan Transportasi

Hutan kota yang merupakan paru paru kota Langsa ini terletak sekitar 3 Kilometer dari kota Langsa, tepatnya berada di jalan perumnas, desa Paya Bujok Suleumak, kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Nangroe Aceh Darussalam. Pengunjung dapat menuju kesini dengan menggunakan beberapa alternatif kendaraan.

Pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi ataupun dengan menggunakan kendaraan angkutan umum. Jika pengunjung yang ingin datang kesini dengan menggunakan kendaraan pribadi, maka pengunjung dapat melintasi jalan jenderal Ahmad Yani yang berada di kota Langsa,
pengunjung terus saja melintasi jalan ini sampai akhirnya akan tiba di simpang tiga, pengunjung dapat terus melaju lurus sampai akhirnya masuk ke jalan Langsa - Karang Baru.
Tidak jauh melintasi jalan Langsa-Karang baru ini, pengunjung pun akan tiba di jalan perumnas, yang merupakan lokasi hutan kota ini berada.

Jika pengunjung yang datang kesini akan menggunakan kendaraan umum seperti angkot, maka pengunjung dapat terlebih dahulu menuju terminal yang berada di kota Langsa. Di dalam terminal nanti pengunjung tinggal naik angkot dengan trayek jurusan Terminal-Perumnas.

Angkot ini nantinya akan melintas di depan hutan kota Langsa ini. Saat tiba di depan hutan kota, pengunjung dapat turun dan berjalan masuk ke pintu gerbang kawasan hutan. Jika pengunjung takut lokasi hutan ini terlewati oleh angkot, maka pada saat pertama naik angkot, pengunjung dapat memberi tahu kepada sopir untuk berhenti di depan hutan kota, maka sopir pun pasti akan segera berhenti saat sudah berada di depan kawasan hutan.

Tarif ongkos angkot disini dapat di bayar sekitar Rp.4.000*) untuk sekali naik. Angkot sendiri, lebih dikenal dengan sebutan labi-labi atau sudako di masyarakat setempat.

Wisata Di kawasan hutan kota ini, pengunjung akan disuguhkan dengan suasana lingkungan yang asri dan udara yang sejuk. Karena banyak terdapat tanaman pohon yang tumbuh dengan besarnya. Jenis pohon yang tumbuh di hutan kota ini pun berbagai macam, seperti jenis damar, meranti, merbau dan beberapa jenis tanaman lainnya.

Rata-rata pohon ini memiliki tinggi batang mencapai sekitar 20 sampai 30 meter, dengan diameter batang kira-kira mencapai sekitar 50 sentimeter. Di hutan kota ini terdapat pula jenis tumbuhan bunga bangkai yang selalu mekar pada pertengahan tahun.

Selain berbagai macam tumbuhan yang tumbuh subur di hutan itu, pengunjung pun akan mendengar kicauan burung yang bersahut-sahutan dengan merdunya. Sering pula terdengar suara kodok dan kura-kura yang semakin membuat ramai suasana hutan kota ini.



Suasana alami pun semakin terasa yang membuat nyaman pikiran bagi pengunjung yang datang kesini. Air yang tersedia di hutan ini pun sangat segar dan jernih. Pengunjung dapat mencuci muka untuk merasakan segarnya air di hutan ini. Kawasan hutan kota ini selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan, selain para wisatawan dari luar kota, hutan kota ini pun sering pula di kunjungi oleh rombongan pelajar dari kota Langsa. Pelajar yang datang berasal dari berbagai macam tingkat pendidikan, mulai dari Taman Kanak-kanak sampai tingkat universitas.

Pelajar yang datang kesini selain untuk berwisata, juga untuk belajar mengenal dan mencatat jenis-jenis fauna dan flora yang ada di hutan ini. Ada pula yang mempelajari cara membuat pupuk organik di hutan ini dengan membawa daun-daun dari beberapa pohon yang ada di hutan ini untuk dijadikan sampel di sekolah mereka nantinya.

Tak jarang juga lokasi hutan kota ini dijadikan sebagai lokasi untuk melakukan kegiatan seperti outbound. Pada waktu sore hari, banyak anak-anak dari desa sekitar yang datang kesini untuk sekedar bermain permainan tradisional seperti permainan kelereng, patok lele dan petak umpet. Bagi pengunjung yang datang kesini dan berniat untuk makan ikan atau ayam panggang bersama rekan-rekan atau keluarganya, maka pengunjung dapat membawa ikan atau ayam segar untuk di panggang. Karena di dalam komplek hutan kota ini terdapat organisasi pemuda yang menjaga hutan
ini yang juga selalu siap membantu pengunjung.

Mereka juga menyediakan peralatan memasak seperti kompor yang bisa digunakan pengunjung untuk memanggang, bahkan mereka pun tak segan membantu memanggang ikan segar yang di bawa pengunjung.

Tips 1. Bawalah barang bawaan anda seperlunya, agar tidak memberatkan perjalanan anda. Tetapi, tetap bawalah hal-hal yang menurut anda diperlukan. 2. Sediakan p3k pribadi untuk kenyamanan anda, di dalam hutan mana tau anda digigit serangga atau nyamuk. 3. Bawalah topi atau payung jika tidak tahan dengan cuaca panas di kota Langsa. 4. Datanglah ke hutan kota ini pada bulan agustus, karena pada bulan tersebut sering ditemukan jenis bunga bangkai yang melegenda itu.
Taman kota ini menyimpan banyak keunikan dan juga menjadi tempat favorit bagi masyarakat sekitar untuk bermain. Selain bisa lebih dekat mengenal alam, wisata ke hutan kota ini juga bisa meningkatkan kesadaran kita akan pentingnya hutan bagi kelangsungan hidup manusia. Maka dari itu, jangan lewatkan tempat yang satu ini. Selamat berlibur!

*) Harga dapat berubah sewaktu-waktu

Senin, 19 September 2016

Kuala Paret, Surga Tersembunyi di Aceh Tamiang ,Haryanis dan kawan-kawan unimal

Menyebutkan tempat wisata di Aceh, sulit melewatkan Sabang, Pantai Lampuuk, Lhok Nga, Danau Laut Tawar di Aceh Tengah dan Pulau Banyak. Tempat-tempat itu sudah jadi favorit. Destinasi yang sudah sangat diakui keindahannya. Wisatawan lokal dan mancanegara berkunjung ke sana. Bahkan, para traveler memasukkan daerah-daerah tersebut ke dalam daftar tempat  yang akan mereka kunjungi.

Diakui atau tidak, terkenalnya berbagai destinasi wisata di atas, tidak terlepas dari perkabaran yang tiada putusnya dilakukan oleh berbagai pihak melalui koran, portal online, televisi, media sosial dan aneka media publikasi lainnya.

Tapi apakah hanya itu saja tempat wisata di Aceh?,
Jelas bukan dong, masih banyak kawasan di Aceh yang punya ragam keunikan, keindahan dan lainnya yang satu dengan lainnya tidak saling bisa menikung. Karena masing-masing objek, punya keunikan tersendiri. sebut saja salah satunya adalah Kuala Paret di pedalaman Aceh Tamiang.


Kuala Paret terletak di Kampung Aloy kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang. Sebutan “Kuala” merujuk pada hamparan pasir dan batuan kecil yang ada di sana.  Memang seperti Kuala atau pantai. Sementara disebut “Paret” (dialek Tamiang untuk Parit). Karena sejatinya itu adalah sebuah parit besar atau sungai kecil.

Belum banyak yang mengetahui letak Kuala Paret ini. Ditambah pula belum ada petunjuk arah untuk menuju kawasan itu. Bagi traveler yang belum pernah kesana, andalannya adalah bertanya pada warga sekitar. Mereka dengan senang hati akan memberi petunjuk. Warga di sekitar juga sangat ramah.




Untuk menuju Kuala Paret, dibutuhkan waktu kurang lebih 1,5 jam (dari Kuala Simpang). Jalanan dapat dilalui dengan menggunakan sepeda motor ataupun mobil. Jika perjalanan dimulai dari kota Kuala Simpang traveler akan melintasi Jalan Medan-Banda Aceh. Setelah tiba di persimpangan tiga Semadam, traveler harus memilih jalan menuju desa Pulau Tiga. Dari desa tersebut perjalanan menuju Desa Aloy (lokasi Kuala Paret). Jaraknya kira-kira 20 km.

Berpetualang adalah kata yang tepat untuk menggambarkan perjalanan menuju Kuala Paret. Kondisi jalanan yang belum diaspal , berbatu serta berbukit, melewati pohon rindang dan lebat menjadikan perjalanan sebagai tantangan penguji kesabaran. Sejatinya, keindahan alam tetap terpancar selama perjalanan. Di sepanjang perjalanan pengunjung akan disambut dengan pemandangan bukit-bukit yang hijau serta perkebunan kelapa sawit yang terbentang di sisi kiri dan kanan. Menyejukkan mata yang memandang. Ditambah lagi sejuk semilir angin yang membelai lembut para traveler.




Berjibaku dengan kegagahan alam saat perjalan, akan terlunasi dengan suguhan mengagumkan dari alam di Kuala Paret. Saat tiba di parkiran kendaraan, pengunjung mungkin akan segera bertanya, “di mana aliran sungai Kuala Paret nya,?” sekali lagi, pengunjung akan diberikan jalan tanah setapak  yang sedikit curam. Saat turun, terdengar suara deburan air menghempas batu seakan memanggil kita untuk segera hadir. Ya, saat ini, itulah jalan satu-satunya untuk turun. Sangat menantang bukan!
Dibutuhkan waktu kurang lebih 10 menit untuk menuruni jalanan terjal. Begitu tiba semua kelelahan akan terhapus setelah mata memandang “surga kecil” yang ada di bawah.

Aliran sungainya sangat indah. Mengalir di antara sisi tebing. Memang mirip parit besar, lebar dan curam. Tapi air yang mengalir sangat jernih kehijauan. Seolah-olah dapat bercermin! Di seberang “parit” terdapat juga air terjun mini yang menambah keindahan. Air nya mengalir dari atas melewati bebatuan. Bebatuan yang sedemikian rupa tersusun apik. Rasa gerah pengunjung akan luntur ketika mandi atau bermain air pada alur sungai yang lebih tenang. Air nya sangat sejuk walaupun mentari sedang menunjukkan kegagahannya. Batu-batu besar seakan menjadi “guci-guci alam” yang tertata menghiasi sisi sungai. Rasanya tidak puas jika hanya sebentar saja di tempat yang seindah itu dan tentunya ingin kembali lagi berpetualang di sana atau bahkan menginap !

foto kami











Minggu, 11 September 2016

7 Alasan Kenapa Kamu Mahasiswa Perikanan Wajib Banget Magang, Minimal Satu Kali




Hayo kalian yang merasa arek perikanan sudah pernah ngerasain magang belum? Magang ini bisa dilakuin ketika libur semester. Kalau yang sudah magang, silahkan bernostalgia. bagi yang belum? buruan nyusun proposal dan ngajuin ijin magang ya. rugi banget kalau kalian gak ngerasain magang! kok bisa rugi? karena dengan magang kalian bisa menemukan moment-moment dibawah ini.


1. Mau magang dimana? Tambak atau perusahaan? bisaaa bangeet

mau magang dimana dek? perusahaan, balai perikanan, tambak perorangan? bisa kok bisa. semua bisa diatur selama ada proposal pengajuan. fakultas perikanan tentunya sudah memiliki perjanjian dengan beberapa perusahaan serta balai yang mengijinkan mahasiswanya melakukan kegiatan praktek magang. gak ingin magang di perusahaan? maunya di milik perorangan? bisa juga kok. sekali lagi, selama ada proposal. proposal ini berguna banget buat kalian yang ingin mengajukan ijin magang, dengan proposal, tempat tujuan kalian magang bisa mengetahui rencana kerja kalian selama magang nanti. 

 

2. Dengan magang, bisa praktekin apa yang dipelajari selama diruang kelas

Satu semester sudah belajar ini itu, aplikasinya? cuma beberapa persen dalam kegiatan praktikum. sisanya? makanya magang, supaya kalian bisa praktek di lapangan yang sebenarnya. masih penasaran bener gak sih kalau ijuk kelapa itu efektif untuk telur ikan? nah buktikan sendiri selama kegiatan magang ini.
Pengeringan tambak bener gak sih butuh waktu 2-3 hari? jika kalian beruntung, kalian bisa turut terlibat langsung dalam proses pengeringan tambak. kalau kebagian yang ini,, cuma bisa bilang, semangaat yaaaa


3. Dengan magang, bisa belajar hal baru juga yang gak dipelajari di ruang kelas

banyak hal yang akan kalian dapatkan dari magang. termasuk berbagai proses dalam kegiatan budidaya yang gak diajarkan didalam ruang kelas. misalnya saja proses panen udang vannamei. serius didalam kelas kita cuma belajar menyiapkan kolam, perawatan kolam, panen? belum tentu diajarin. nah dengan adanya magang inilah kalian jadi paham bagaimana proses panen yang baik dan benar. Alhamdulillah

kalau itu kan tentang budidaya, nah kalau kalian magang di industri pakan, syukur-syukur kalau skala pabrik, kalau skala rumahan ya di Alhamdulillah-in juga ya. kalian bisa jadi tahu bahan-bahan pembuatan pakan ikan. oh ya kalau yang ini gak recomend buat yang punya asma ya,, baunya Subhanallah banget.. tapi sebanding kok dengan ilmu yang kalian dapat… inget ilmu itu gak cuma didalam ruang kelas, dimanapun kalian bisa dapat ilmu, ditempat yang bau sekalipun.



4. Selama magang, bisalah disambi nyari judul buat PKL

salah satu manfaat magang adalah jadi mengenal kondisi balai tempat kalian magang. lumayankan dengan begitu kalian jadi punya sedikit gambaran tentang PKL kalian nanti. PKL ini dilaksanakan pada libur semester lima. semacam magang memang, berbeda pada rencana kegiatan dan lama waktu kegiatan saja.
kalau selama magang kalian mengikuti segala kegiatan yang ada disana, PKL ini kalian mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan judul kalian. Magang biasanya dua minggu, kalau PKL ya empat minggu lah. lebih lama memang. tapi secara keseluruhan hampir samalah. nah ini juga gunanya kalian magang, sehingga ketika PKL kalian tidak akan kaku dalam berinteraksi dengan pegawai ditempat kalian PKL nantinya.


5. Berkat magang, bisa nambah teman juga koneksi

karena gak cuma kalian yang punya pemikiran untuk magang, dan gak cuma fakultas kalian satu-satunya fakultas perikanan yang ada di Indonesia, jadi jangan kaget kalau nantinya kalian bertemu teman seperjuangan dengan almamater yang berbeda. salam iwak!
selama magang, coba deh bergaul sama pekerja disana, jangan sama ikan mulu.
fungsinya selain untuk mengakrabkan diri, siapa tau kalian bisa dapat makan gratis. hihihi


6. kalau beruntung, selama magang bisa nemu pujaan hati alias cinlok

heeyaaa berbahagialah kalian yang kena cinlok selama magang. hihihi
kalau magang sih biasanya berkelompok cowok cewek campur jadi satu. gak jarang juga bisa muncul cinlok. ya biasalah cinta kan karena terbiasa.
pulang magang masih jomblo? tenang, jodohmu mungkin lagi magang sama yang lain. hihihi

7. Magang itu bisa juga liburan yang tersamarkan lo…

 

maklum kok maklum banget kalo kalian bakal korupsi waktu magang buat liburan. ya minimal dua hari deh. magang kan bebas dimana aja, mau ke karimunjawa? monggo. loh jangan salah, memang ada kok yang pernah magang di karimunjawa. sambil menyelam minum air gitu,, gak nanggung-nanggung pula. hihihi

magangmu di balai perikanan yang jadwalnya padat? suantee kayak dipantaiiii.. hari sabtu minggu libur kok balai perikanan, jadi kalian bisa manfaatkan waktu itu untuk explore lingkungan tempat kalian magang. kalo bisa sih ya liburannya yang ngasi kalian ilmu juga.
seru kan magang? serulah. arek perikanan belum pernah magang? rugiii banget. setelah tau manfaat magang seperti itu, tunggu apalagi? buruan susun proposal magang kalian, cari temen magang, packing baju kalian, berangkaaat!!!

 


 

 

 


 

 

 


 

Jumat, 08 Juli 2016

Disumpah di Depan Kiai, Ini yang Keluar dari Mulut Pemuda Penista Agama










SAMPANG- Sepuluh pemuda kecamatan Karang Penang, Sampang, Jawa Timur itu hanya bisa menunduk malu saat mereka diambil sumpah di Pondok Pesantren Miftahun Ulum, Desa Karang Durin, Rabu (6/7) malam. Ya, mereka adalah pemuda yang dianggap menista agama Islam lantaran telah berpose tak senonoh sembari melaksanakan salah berjamaah. Foto itu juga mereka sebar di facebook.

Akibatnya, netizen, ulama dan aparat marah besar. Mereka ditangkap dan diambil sumpah untuk tidak mengulangi perbuatan.

Pengambilan sumpah itu disaksikan seluruh kepala desa di Kecamatan Karang Penang, tokoh masyarakat, ulama, anggota DPRD, polisi dan TNI.

Sebelum disumpah, mereka diberi tausiyah oleh KH Achmad Fauzan Zaini. Mereka juga diminta untuk menandatangani surat pernyataan bermaterai. Isinya tidak akan mengulangi perbuatannya.

“Kami berikan pembinaan dan sumpah supaya mereka tidak mengulangi lagi.  Kalau dilihat dari mukanya mereka jera,” kata KH Achmad Zaini.

Kepada Jawa Pos Radar Madura (JPNN Group), Sulhan, salah satu pemuda itu mengaku sangat menyesal.  Pernyataan kapok pun keluar dari mulutnya. “Kami hanya iseng. Tidak ada niat apapun. Kami berjanji tidak akan mengulangi kembali,” kata Sulhan.

Seperti diketahui, mereka mengupload foto sedang berjejer layaknya orang salat berjamaah. Namun yang membuat netizen tersinggung, dalam foto itu saat bersujud ada seorang remaja telanjang dada di belakang pantat sang imam. Adegan itu mirip orang sedang berhubungan intim.

Kata Sulhan, foto itu diambil di sekitar Bendungan Nepa, Sabtu (2/7).

Senin, 04 Juli 2016

Ini Kebohongan Seputar Bom Madinah Diungkap WNI dari Masjid Nabawi







 

    POJOKSATU.id, MADINAH – Tragedi bom Madinah menganggu ketentraman umat Islam yang tengah menjalankan Ramadhan jelang Idul Fitri. Banyak informasi simpang siur atas tragedi bom yang dikabarkan meledak di dekat Masjid Nabawi.

Seorang warga negara Indonesia (WNI), Fathuddin Ja’far, menulis panjang fakta-fakta seputar tragedi bom di Madinah

Bom di Madina, Finah Apalagi yang Diarahkan kepada Umat Islam?

Berita bom yang terjadi di Madinah tadi saat berbuka tersebar secepat kilat ke seluruh penjuru dunia dan menjadi berita terbesar sejagad melebihi apa yg terjadi di Turki beberapa hari lalu.

Banyak pesan singkat masuk dari sahabat di tanah air menanyakan kabar kami karena mereka khawatir kami terganggu kenyamanan ibadah ataupun bisa kena musibah. Semoga Allah lindungi…

Kami yang setiap hari berbuka di dalam Masjid Nabawi atau di pelatarannya dengan jumlah sekitar 2 juta shoimin dan mu’takifin tidak terganggu sama sekali dan bahkan salah seorang sahabat i’tikaf sempat mensyuting peristiwa tersebut dan terlihat cukup jauh dari lokasi Masjid Nabawi. Kami hanya melihat kepulan asap spt ada kebakaran di seberang Baki’, makam para Sahabat Rasulullah. Tak ada suara ledakan apapun yg terdengar.

Saking jauh dan tidak mengganngunya peristiwa tersebut, shalat Isya dan tarawih berjalan seperti biasa. Saya sengaja masuk ke dalam Masjid Nabawi sehingga mendekati posisi Raudhah. Tak ada seorangpun yang saya temukan berdiskusi masalah bom tersebut, apalagi dalam keadaan bingung.

Sebab itu saya berkesimpulan: Jangan-jangan mereka gak tau ada peristiwa tersebut karena memang jauh dari areal Masjid Nabawi.

Naluri media dan teori konspirasi saya muncul saat pesan-pesan singkat masuk ke hape via WA yang isinya mengkhawatirkan atau meverifikasi apakah benar ada bom meledak di Masjid Nabawi.

Tentu saya kaget tak kepalang. Saya langsung putuskan untuk shalat tarawih 8 rakaat saja dan segera keluar dari Masjid Nabawi sambil memfoto dan merekam suasana shalat taraweh malam yg ke 30 di Masjid Rasul yg sanagt dicintai umat Islam itu. Saya foto sejak dari dalam sampai keluar Masjid dan suasanaya sedikitpun tdk berubah dari malam-malam sebelumnya.

Saya buka internet sambil jalan. Ternyata dunia maya sudah heboh sekali. Sampai saya di kamar hotel tempat kami memginap stasiun tv Al-Rabiya, milik Yahudi yang sangat populer beberapa tahun belakangan yang muncul sengaja menyaingi Al-Jazeerah.

Filing media dan konspirasi saya benar. Saya lihat pembawa berita live sedang mewawancara Menteri Wakaf Mesir dan beberapa pengamat masalah Timur Tengah lainnya via telpon. Semua mereka mengutuk kejadian bom tersebut.

Ada beberapa hal dan fakta yg membuat saya yakin bahwa umat Islam (khususnya sejak kasus WTC 2001) sedang mengahadapi konspirasi tingkat tinggi yg sedang dijalankan oleh kelompok anti Islam global :

1. Beritanya sangat dibesar-besarkan dan diekspos sedemikian rupa secara serentak oleh seluruh media, termasuk medsos bersamaan dengan saat peristiwa bom terjadi. Seakan mereka sudah saling tau atau tukar informasi sblm kejadian. Begitu juga dg kejadian2 bom di wilayah lain di seluruh negeri Mulism.

2. Pembawa berita di tv Al-Arabiya dan semua tokoh yg diwawancara langsung dapat memastikan pelakunya, yaitu yang mereka namakan kelompok teroris Islam. Padahal penyelidikan dari pihak berwajib di Saudi belum memulai kerjanya.

3. Baik materi berita yg diangkat, redaksi wawancara dan runing teks di tv Al-Arabiya sangat propokatif dan terlihat sekali kebohongannya, seperti : Para teroris itu tdk ada agamanya karena mereka berani membom tempat-tempat suci, bahkan di depan pintu Masjid Nabawi. Sebab itu, dunia internasional harus bekerjasama menghadapi/memerangi mereka dan berbagai ungkapan lainnya.

3. Seperti biasa, provokasi dan kebohongan itu mereka dukung dg tampilan rekayasa gambar dan vidio kejadian.

Saya katankan pada sahabat yg nonton Al-Arabiya bersama, demi Allah, ini adalah kebohongan media kaum kafir kapan saja dan di mana saja. Bom yg terjadi jauh dari Masjid mereka syuting dari arah gerbang utama Masjid Nabawi. Kemudian dizooming sehingga sekakan kejadiannya di samping Masjid Nabawi dan pembawa beritanya bilang: Bom terjadi depan pintu gerbang Masjid Nabawi.

Kalau ucapan perempuan pembawa acara itu benar, kami mungkin sudah luka atau mungkin juga tewas karena dari sebelum berbuka sampai shalat magrib tadi puluhan ribu jamaah persis berada depan gerbang utama Msjid Nabawi karena tidak bisa masuk ke dalam saking banyaknya jamaah.

Dari kejadian bom Madinah ini, saya semakin yakin bahwa umat Islam sekarang sedang menghadapi fitmah dan konspirasi dari segala arah yang sangat luar biasa dari musuh-musuh Allah dan musuh-musuh mereka dg menggunakan segala cara keji dan kebohongan agr umat ini tdk bisa bangkit dari kelemahan dan keterpurukan mereka.

Sebenarnya hal tersebut sangat wajar karena Allah dan Rasulullah telah mengingatkan akan hal tsb dlm banyak ayat dan hadits..

Pertanyaanya ialah: Kapan umat ini, wabil khusus para pemimpin negeri Muslim sadar? Hanya Allah Yang Maha Tahu.

Kemudian, yakinlah rekayasa dan konspirasi kaum kafir dan para bonekanya tdk akan selalu berhasil karena mereka pada hakikatnya sdg berhadap2an dg Allah yg MAHA DAHSYAT REKAYASA-NYA karena di Tangn-Nya kendali jagad raya ini.

Yaa Allah aku sudah sampaikan… Aku sudah sampaikan… Aku sudah sampaikan. Maka saksikanlah….

Samping Masjid Nabawi, Malam 30 Ramadhan 1437 H

Hamba-Mu yg berharap ampunan, kasih sayang dan syurga-Mu

Fathuddin Ja’far

Minggu, 03 Juli 2016

Kisah Maurice, mualaf yang bertahan setelah ditembus 9 peluru




Hidup di jalanan identik dengan kekerasan dan narkoba. Hal itu dialami oleh Maurice Gigetts, warga Chester, Pennsylvania, Amerika Serikat. Chester merupakan salah satu kota dengan tingkat kriminalitas paling tinggi di Amerika Serikat. Dalam 'The 10 Most Dangerous Cities in America' yang dirilis cheatsheet.com, 19 Maret 2015, Kota Chester Pennsylvania menempati urutan ke-3 dalam daftar kota paling berbahaya di AS.

Sebagai salah satu kota dengan tingkat kriminalitas yang tinggi di AS, warga Chester sudah tidak asing dengan kehidupan jalanan yang marak penggunaan senjata api, senjata tajam, juga narkoba.

Maurice sendiri sudah terlibat dalam berbagai aksi kejahatan sejak usia belia. "Saya mulai terlibat aksi kejahatan saat saya masih muda. Curi mobil, jual narkoba dan saat saya berusia 16 tahun saya ditangkap karena merampok. 2 tahun saya dipenjara," kata Maurice kepada merdeka.com, Rabu (8/4).

Saat di penjara, Maurice mendapati dirinya satu sel dengan seseorang yang mengenalkannya kepada Islam. Maurice pun merasa dirinya mulai menemukan hal yang membuatnya lebih tenang. Akhirnya dia memutuskan untuk masuk Islam pada tahun 1995.

2 Tahun di penjara, Maurice pun akhirnya menghirup udara segar. Meski demikian, kuatnya pengaruh lingkungan membuatnya kembali menjalani kehidupan jalanan. Maurice tetap menjalani aktivitas kejahatan dan menjual narkoba.

Sebagai orang yang pernah masuk dalam daftar kejahatan di Kepolisian, Maurice tentu terus dipantau aparat setempat. Dirinya pun kembali ditangkap polisi saat beraksi menjual narkoba.

"Saya mengenal Islam tapi saya tetap ke jalanan, jual narkoba dan tertangkap lagi, kali ini karena jual narkoba. 3 Tahun saya dipenjara," tutur Maurice.

Dua kali menjalani hidup di dalam penjara membuat Maurice introspeksi diri. Maurice bertekad untuk berubah, menjauhi segala tindakan yang akan membuat hidupnya lebih hancur lagi. Namun di saat sedang berusaha memperbaiki diri, Maurice harus kembali merasakan pahitnya hidup di lingkungan penuh kejahatan. Maurice yang semula pelaku kejahatan, berubah menjadi mangsa kejahatan.

"Saat saya sedang berusaha untuk kembali ke jalan yang benar tiba-tiba saya dirampok. Saya ditembak sembilan kali, tiga di kepala. Saya ditemukan tergeletak di gang pukul 3 pagi," ungkap Maurice.

Maurice pun dilarikan ke rumah sakit terdekat. Sembilan Peluru di tubuhnya menyebabkan Maurice harus koma selama lebih dari 2 bulan. Tidak hanya itu, Maurice harus merelakan mata kirinya buta dan tubuh sebelah kirinya lumpuh.

"2,5 Bulan saya koma di rumah sakit. Saya selamat dari koma, tapi saya kehilangan sebelah mata saya saat ditembak, mata kiri. Sebelah kaki saya lumpuh, saya belajar untuk bisa berjalan kembali, belajar untuk makan. Akibat tembakan itu saya bermasalah dengan kognitif, memori dan keseimbangan," tutur Maurice.

Kepercayaan dirinya pun hancur. Namun alih-alih meninggalkan Islam, Maurice justru merasa semakin ingin mengenal Islam, mengenal Allah SWT. Tekadnya untuk berubah ke arah yang lebih baik justru semakin kuat.

"Saat saya memulai terapi, saya melihat banyak yang menderita cedera otak, banyak yang mengalami kondisi yang jauh lebih buruk dari saya. Itu membuat saya menangis karena bersyukur. Saya begini karena saya ditembak sembilan kali dan masih hidup. Itu merupakan keberkahan bagi saya. Tahun 2008 saya ditembak," ungkap Maurice.

Maurice pun berencana menunaikan ibadah haji setelah fisiknya dirasa kuat. Pada tahun 2012, Maurice melaksanakan niatnya beribadah haji. Meski demikian, sembilan peluru yang pernah bersarang di kepala, tangan dan jarinya tersebut membuat kondisi kesehatannya berubah. Maurice mengaku setelah aksi penembakan tersebut, dirinya mudah lelah. Maurice menjaga kesehatannya dengan berolahraga empat kali dalam seminggu.

Usai berhaji, Maurice bertekad untuk menjadikan dirinya bermanfaat bagi dunia dan agamanya. Kini, Maurice menghabiskan waktunya berbagi cerita dan menuntun pemuda-pemuda bermasalah untuk kembali ke jalan yang benar.

"Sekarang saya masih tinggal di pinggiran Philadelphia, menjadi mentor bagi anak-anak muda. Mencoba membawa mereka ke jalan yang lebih baik karena Chester kota dengan tingkat kriminalitas yang tinggi," tutup Maurice.